Membuat customer persona
(01)Memahami beda target audiens dan customer persona
±8 menit per materi. Progres tersimpan otomatis.
Funnel, audiens, persona, dan KPI sebagai pondasi semua strategi.
Belajar mendatangkan lebih banyak pembeli untuk bisnismu sendiri, tanpa harus jadi ahli marketing. Materinya tertulis dan singkat, bisa dibaca di sela-sela mengurus usaha.
Dari funnel sampai rencana 90 hari
modulMasing-masing ditutup tugas praktik
materiRata-rata 8 menit per materi
jam waktu bacaSoal “mana yang lebih baik?” di dalam materi
tantangan interaktifMemahami beda target audiens dan customer persona
Memahami kenapa kalimat pertama menentukan dibaca atau tidaknya kontenmu
Pahami audiens, posisi brand, dan cara menulis yang menjual sebelum menyentuh kanal apa pun.
Bangun kehadiran brand di media sosial, mesin pencari, jawaban AI, dan landing page.
Ukur hasil dengan benar, jalankan iklan berbayar, dan jualan di marketplace.
Buat pelanggan kembali, hemat waktu dengan AI, dan jalankan marketing bisnismu secara rutin.
Satu konsep per materi, dijelaskan dengan bahasa sehari-hari. Rata-rata 8 menit.
Setiap materi diuji di kedai kopi kecil yang sama, lengkap dengan angka dan kesalahannya.
Langkah demi langkah, termasuk versi 15 menit untuk hari-hari yang sibuk.
Jawabanmu tersimpan di browser dan tersusun jadi final project di akhir kursus.
kedai kopi kecil di Mataram, diikuti dari modul 1 sampai 13
“Nggak apa-apa rugi sedikit di kunjungan pertama, asal mereka balik lagi minggu depan.”
“Halaman produk kami dibuka 140 kali dalam seminggu. Yang membeli cuma 2 orang.”
“Kosku panas, WiFi-nya lemot. Aku cuma butuh tempat tenang 2–3 jam tiap sore.”
“Kok aku cari ‘cafe buat nugas di Mataram’ di Google, Kopi Senja nggak muncul, ya?”
“Aku mau live empat jam. Ternyata 45 menit, dua kali seminggu, jauh lebih masuk akal.”
“Ruang Temu buka 200 meter dari kami. Kami tidak ikut perang harga. Kami cari celah: terjangkau dan tenang.”
“Caption dulu selalu mulai dari nol. Sekarang ada template, siapa pun yang menulis.”
“Sebelum mengunggah produk apa pun, saya telepon Dinas Kesehatan dulu soal izin.”
“Kotak katering saya dulu polos. Sekarang lihat.”
“Video pertama kami cuma botol, tulisan ‘KOPI LITERAN READY’, dan musik yang lagi ramai. Hasilnya sepi.”
Di akhir kursus, kamu punya rencana marketing yang siap dijalankan, sudah diuji dengan campaign pertama, dan tahu cara mengukur hasilnya.
halo@lpe-learners.id